Zat-zat lain di sekitar kita berupa molekul-molekul gas, cair, dan ada
beberapa zat berupa padatan tersusun atas atom-atom yang menggunakan
ikatan kovalen. Atom-atom yang sama atau hampir sama
keelektronegatifannya cenderung membentuk ikatan kovalen dengan
menggunakan pasangan elektron bersama.
Hampir semua senyawa kovalen terbentuk dari atom-atom non-logam. Dua
atom nonlogam saling menyumbangkan elektron sehingga tersedia satu atau
lebih pasangan elektron yang dijadikan milik bersama. Senyawa yang
berikatan kovalen juga disebut senyawa kovalen.
Atom hidrogen memiliki sebuah elektron pada kulit pertamanya, agar
konfigurasi elektronnya penuh seperti gas mulia helium maka hidrogen
memerlukan satu elektron lagi . Gas hidrogen yang merupakan molekul H2
terdiri dari dua atom hidrogen yang saling menyumbangkan elektronnya
sehingga masing-masing atom hidrogen memiliki konfigurasi elektron yang
stabil.
Jika kita perhatikan gambar 1, elektron pada atom pertama diberi tanda
titik kecil dan atom lainnya dengan titik besar. Pasangan elektron yang
membentuk ikatan kovalen ditandai oleh garis penghubung (-).
Air mengandung molekul H2O. Atom oksigen yang mempunyai 6 elektron
valensi membutuhkan 2 elektron lagi agar seperti gas mulia. Kedua
elektron itu diperoleh dari dua atom hidrogen. Jadi atom oksigen dapat
membentuk dua ikatan kovalen dalam molekul H2O.
Ikatan kovalen, rekasi di dalam air Pembentukan molekul metana, CH4
dapat kita ikuti pada gambar 4. Atom karbon dengan konfigurasi elektron
2. 4 memerlukan 4 elektron tambahan agar seperti gas mulia neon,
sehingga karbon membentuk 4 ikatan kovalen.
Beberapa atom dapat membentuk ikatan rangkap. Pada ikatan kovalen
tunggal mengandung dua elektron, ikatan kovalen rangkap dua mengandung
empat elektron, sedang dalam ikatan rangkap tiga terdapat enam elektron.
Pada molekul karbon dioksida, CO2 terdapat dua buah ikatan rangkap dua.
Ketiga atomnya sekarang masing-masing memiliki 8 elektron terluar.
Sedang pada molekul nitrogen, N2 setiap atomnya menyumbangkan 3 elektron
untuk digunakan bersama-sama sehingga setiap atom N memiliki elektron
valensi 8.
Catatan :
• Atom-atom membentuk ikatan kovalen melalui penggunaan bersama pasangan elektron.
• Dalam ikatan kovalen setiap atom memiliki konfigurasi elektron seperti gas mulia.
• Ikatan kovalen terbentuk dari atom-atom non-logam.